My Destiny

Hidupku kurasakan sangat indah, sejak kecil sampai sekarang aku benar benar menikmati belaian serta kasih sayang orang tua. Mereka begitu peduli dan menjaga aku hingga ku tumbuh dewasa tak sedikitpun terlewat kebahagiaan menjadi seorang anak, duniaku berwarna, ceria dan mempesona berkat pancaran sinar kasih dan cinta orang tuaku. Sungguh aku bangga menjadi buah hati titipan Tuhan bagi mereka dan takkan terbayangkan bila orang tuaku tak ada.
Namun dibalik kebahagiaan itu ada sisi kelam diriku yg menggelayuti dikehidupanku, sungguh terasa beban yg begitu berat menghujam jiwa, resah,sedih,dan membingungkanku,ingin ku lepas tapi tak mampu tuk menepis itu, hanya Rahmat Tuhan lah yg bisa runtuhkan itu semua.seolah hati ingin berteriak, berontak, lari dan mati. Namun kusadari itu bukan jalan terbaik, karna hanya akan meninggalkan luka baru dan dalam buat orang orang yg ku sayangi, derai air mata pasti kan mengalir deras bila saja itu terjadi, kepasrahan diri yg bisa kulakukan kini meski begitu menyiksa hati.
Ragaku sakit, ingin ku menjerit bila kuingat itu namun apa daya mungkin itu sudah jalan yang harus kulalui dalam hidupku, tak kuasa tuk menepisnya walau lari sekalipun, hanya keajaiban yg bisa pulihkan rasa itu, Yaa Rabb… sungguh telisik hatiku bertanya ada apa dengan Hidupku? hanya itu pertanyaan terbesarku, tak ada jawaban pasti hanya duka tak terperi selimuti diri. Duniaku seolah kelam, hilang dan terpuruk layu, gema kehidupan remaja seakan hening bening,dan tak memiiliki warna hidup diperjalanan yg tak terdengar lagi,hukuman ataukah ini ujian ? Hanya pertanyaan itu yg selalu terbit dari dalam hatiku ( sedih )
Namun tetap aku harus bersyukur, diriku masih memiliki orang tua yg begitu peduli akan nasib diriku, walau ku tau mereka lelah , dan mungkin bosan . senyum selalu terukir di sudut bibir beriring sejumput doa serta belaian hangatnya terasa mencoba singkirkan resahku dan coba obati lukaku.Suka cita dan bahagia tlah tertanam di relungku, damai dan indah kurasakan cinta orang tuaku selalu.
Kebahagiaanku bertambah kala aku jatuh cinta pada seorang pria, karna pesonanya mampu luruhkan hati, mekarkan bunga bunga cintaku. kelam pekat pelan pelan tersinari bias cahaya dirinya terangi relung jiwaku, obati gulana haiku, walau dirinya belum terengkuh tapi hari hari ku berwarna dibalik selimut duka yang masih senantiasa setia.
Aku takut semua itu terenggut, berlalu dan sirna dari duniaku, karna aku harus pergi ke belahan benua yg lain tuk obati sakit ragaku. mungkin kan ku tinggalkan sejenak atau selamanya aku tak tau. sedih meradang sesak mendesak degupkan jantung, ingin ku berlari jatuhkan diri dipelukannya, dan ku katakan aku tak mau kehilangan dirinya walau sekejap, tapi ku tak kuasa, tak berdaya. hati hanya bisa menjerit selaksa membelah langitNYA menbunyikan gelegar dari sesaknya hati terdalamku.
Hanya doa yg bisa kupanjatkan saat ini, dan mencoba katakan "Sayang ijinkan aku pergi tuk pulihkan diri , iringi aku dengan doa dan cintamu semoga aku cepat kembali tuk lalui asa ini bersamamu hingga nanti cahaya CintaNYA tersenyum sambut kasih sayang kita yang sejati" Harapku….SEMOGA !!!
*Dear, i want you to know that our fate is my destiny
until the end of my life i will always love U.
because you're my love, my life and my everything.
edited by : Ahmad Yusuf

Hidupku kurasakan sangat indah, sejak kecil sampai sekarang aku benar benar menikmati belaian serta kasih sayang orang tua. Mereka begitu peduli dan menjaga aku hingga ku tumbuh dewasa tak sedikitpun terlewat kebahagiaan menjadi seorang anak, duniaku berwarna, ceria dan mempesona berkat pancaran sinar kasih dan cinta orang tuaku. Sungguh aku bangga menjadi buah hati titipan Tuhan bagi mereka dan takkan terbayangkan bila orang tuaku tak ada.
Namun dibalik kebahagiaan itu ada sisi kelam diriku yg menggelayuti dikehidupanku, sungguh terasa beban yg begitu berat menghujam jiwa, resah,sedih,dan membingungkanku,ingin ku lepas tapi tak mampu tuk menepis itu, hanya Rahmat Tuhan lah yg bisa runtuhkan itu semua.seolah hati ingin berteriak, berontak, lari dan mati. Namun kusadari itu bukan jalan terbaik, karna hanya akan meninggalkan luka baru dan dalam buat orang orang yg ku sayangi, derai air mata pasti kan mengalir deras bila saja itu terjadi, kepasrahan diri yg bisa kulakukan kini meski begitu menyiksa hati.
Ragaku sakit, ingin ku menjerit bila kuingat itu namun apa daya mungkin itu sudah jalan yang harus kulalui dalam hidupku, tak kuasa tuk menepisnya walau lari sekalipun, hanya keajaiban yg bisa pulihkan rasa itu, Yaa Rabb… sungguh telisik hatiku bertanya ada apa dengan Hidupku? hanya itu pertanyaan terbesarku, tak ada jawaban pasti hanya duka tak terperi selimuti diri. Duniaku seolah kelam, hilang dan terpuruk layu, gema kehidupan remaja seakan hening bening,dan tak memiiliki warna hidup diperjalanan yg tak terdengar lagi,hukuman ataukah ini ujian ? Hanya pertanyaan itu yg selalu terbit dari dalam hatiku ( sedih )
Namun tetap aku harus bersyukur, diriku masih memiliki orang tua yg begitu peduli akan nasib diriku, walau ku tau mereka lelah , dan mungkin bosan . senyum selalu terukir di sudut bibir beriring sejumput doa serta belaian hangatnya terasa mencoba singkirkan resahku dan coba obati lukaku.Suka cita dan bahagia tlah tertanam di relungku, damai dan indah kurasakan cinta orang tuaku selalu.
Kebahagiaanku bertambah kala aku jatuh cinta pada seorang pria, karna pesonanya mampu luruhkan hati, mekarkan bunga bunga cintaku. kelam pekat pelan pelan tersinari bias cahaya dirinya terangi relung jiwaku, obati gulana haiku, walau dirinya belum terengkuh tapi hari hari ku berwarna dibalik selimut duka yang masih senantiasa setia.
Aku takut semua itu terenggut, berlalu dan sirna dari duniaku, karna aku harus pergi ke belahan benua yg lain tuk obati sakit ragaku. mungkin kan ku tinggalkan sejenak atau selamanya aku tak tau. sedih meradang sesak mendesak degupkan jantung, ingin ku berlari jatuhkan diri dipelukannya, dan ku katakan aku tak mau kehilangan dirinya walau sekejap, tapi ku tak kuasa, tak berdaya. hati hanya bisa menjerit selaksa membelah langitNYA menbunyikan gelegar dari sesaknya hati terdalamku.
Hanya doa yg bisa kupanjatkan saat ini, dan mencoba katakan "Sayang ijinkan aku pergi tuk pulihkan diri , iringi aku dengan doa dan cintamu semoga aku cepat kembali tuk lalui asa ini bersamamu hingga nanti cahaya CintaNYA tersenyum sambut kasih sayang kita yang sejati" Harapku….SEMOGA !!!
*Dear, i want you to know that our fate is my destiny
until the end of my life i will always love U.
because you're my love, my life and my everything.
edited by : Ahmad Yusuf